• sefryanakhairil

Percakapan dengan Cinta

Updated: Oct 10, 2019





“Cinta, boleh aku bertanya? Mungkin ini pertanyaan sama yang ditanyakan kesekian kalinya kepadamu.”

Kamu menatapku. Dalam diam.

“Apa itu artinya aku boleh bertanya?”

Kamu mengangguk, meski masih diam.

“Baiklah. Aku akan mulai pertanyaanku. Kenapa setiap setiap dia yang pergi selalu meninggalkanmu bersamaku? Kalau kamu turut dibawanya pergi, kita tidak perlu seperti ini. Berhari-hari dalam ruang terkunci. Selalu membicarakan dia-dia lagi. Mencipta rindu yang itu-itu lagi.”

Kamu mengangkat bahu.

“Ya, memang bukan salahmu. Aku menyalahkan setiap dia yang membawamu kepadaku. Lihat, kan, setiap dia mengulang hal sama. Membawaku masuk ke sini, bertemu denganku, lalu pergi seolah tidak mau tahu.”

Kamu tersenyum simpul. Menatapku penuh arti.

“Ya… mungkin salahku juga. Seharusnya aku tidak memberikan hatiku sepenuhnya. Jadi, setiap dia yang pergi dan lupa kamu masih di sini, hatiku tidak dia bawa lari.”

#readandwrite #flashfiction

© 2007-2019 by Sefryana Khairil. All rights reserved.