• sefryanakhairil

Satu Detik Sebelum Ia Berlalu






“Jadi nggak apa-apa aku cuma antar sampai sini?” tanya laki-laki itu. Si perempuan mengangguk. “Aku balik dulu kalo gitu.” Bibir perempuan itu mengulas senyum. “Ka—” bari aku kalau sudah sampai. Namun seketika kata-katanya terhenti. “Ka apa?” Alis laki-laki itu terangkat. Si perempuan menelan ludah. “Maksudku… hati-hati.” Terasa pahit saat memasuki tenggoroknya. Laki-laki itu tertawa ringan. “Ya. Bye.” Ia melambaikan tangan. Perempuan itu masih berdiri di sudut jalan ketika laki-laki itu menghilang bersama bus yang dinaikinya.

#flashfiction #readandwrite

© 2007-2019 by Sefryana Khairil. All rights reserved.