• sefryanakhairil

Memikat Pembaca Lewat Paragraf Pertama

Updated: Oct 10, 2019


Benar, paragraf pertama sangat menentukan apakah pembaca akan lanjut membaca naskahmu atau tidak. Lalu, bagaimana membuat paragraf pertama yang menarik? Bagaimana menentukan apakah paragraf pertama kita menarik atau tidak? Saya akan memberikan beberapa tips.



1. Coba buka kembali novel kesukaanmu, perhatikan paragraf awalnya.

Kamu suka dengan novel Twilight? Coba buka kembali novel Twilight milikmu, lihat apa yang penulisnya tulis di paragraf awal dan apa yang membuatmu tertarik. Tiru (bukan mencontek) gayanya, terapkan pada tulisanmu. Nanti perlahan-lahan kamu akan menemukan gayamu sendiri.

2. Jika paragraf pertamamu bertele-tele, pembaca akan bertanya-tanya, ke mana cerita akan dibawa?

Tidak usah menuliskan tentang bagaimana hangatnya matahari pagi dan macetnya Jakarta. Pembaca tidak membutuhkan itu, melainkan konflik! Paparkan langsung konflik agar pembaca bertanya-tanya. Ada apa? Kenapa? Siapa dia?

3. Buat pembacamu enjoy sejak paragraf awal. Jangan tunggu mereka bosan menunggu konflik dan meletakkan naskahmu.

Contoh paragraf awal:

Kalau sudah tahu konflik utamanya apa, bisa langsung ceritakan saja. Misalnya, konflik utamanya seorang pembunuh bayaran mencintai perempuan yang menjadi target pembunuhannya. Kita buka ceritanya:

Aku berjalan ke arah Isabella. Pelan, pelan, pelan, hingga tak terdengar derapnya. Seandainya orang-orang itu tahu, aku mencintai Isabella tulus. Dan, seandainya mereka juga tahu, menembus dadanya dengan butir peluru, sama rasanya dengan aku menikam jantungku sendiri.

4. Tidak perlu detail yang mubazir. To the point.

Nah, kalau sudah tahu, buang semua detail yang tidak perlu. Gunakan bom yang akan membuat pembaca penasaran.

#writingtips

© 2007-2019 by Sefryana Khairil. All rights reserved.