Rindu

Terkadang, kita melupakan hidup yang harus tetap kita jalani karena menyesali sesuatu yang telah pergi. Seperti Zahra yang merasa kebahagiaan telah berlalu saat Daffa, anak pertamanya, menghadap Sang Pencipta. Dunianya mendadak hening. Tak ada lagi tawa. Semua tak lagi baik-baik saja.

Krisna pun merasakan yang sama. Saat Daffa pergi, ia tak hanya kehilangan satu, tetapi dua cahaya hidupnya. Zahra, istrinya itu lebih sibuk menyesali diri sendiri dan tak pernah lagi mengindahkan kehadirannya.

Jarak di antara mereka semakin lebar. Perpisahan, mungkin jadi satu-satunya jalan agar tak ada lagi yang terluka lebih dalam. Tapi, benarkah pilihan itu sanggup mengembalikan semangat hidup mereka berdua?

Ah, cinta mungkin terlalu sederhana.
Terkadang, kata-kata menjadi terlalu rumit untuk mengungkapkannya.

Published in 2010 by GagasMedia.

"Rekomendasi untuk penggemar novel keluarga."

- Majalah Femina

"Novel ini membuktikan cinta sejati mampu menyingkirkan rasa kehilangan."

- Women Radio

© 2007-2019 by Sefryana Khairil. All rights reserved.